Terbit di Jurnal Sajak Edisi 3
DINI HARI
okti rozalia
bebaskan saya memilih rindu
saya akan memilih batu, kucing tua,
kacang yang di buang di jendela
tumbuh jadi seekor kuda cantik,
mati jadi bunga lili, saya akan pergi
ke hutan, mencintai bidadari,
saya telah bertemu sekali di mata ibu
ibu saya bilang, kamu bebas
mencintainya sebebas cangkang
kacang almon
rumahkayu, 2012
saya akan memilih batu, kucing tua,
kacang yang di buang di jendela
tumbuh jadi seekor kuda cantik,
mati jadi bunga lili, saya akan pergi
ke hutan, mencintai bidadari,
saya telah bertemu sekali di mata ibu
ibu saya bilang, kamu bebas
mencintainya sebebas cangkang
kacang almon
rumahkayu, 2012
CANGKANG TUBUHKU
rozalia
suatu senja di matamu
memintal
benang menjeratku
kau
meminta cangkang, mengurung
mataku,
aku turuti jadi cangkang
keras
keluar, lunak ke dalam,
memilih
melengkung tubuhmu
dalam
tubuhku, tubuhku bagi tubuhmu
aku
menginap bertapa, engkau
menginap
ziarah ke tubuhku
rumahkayu,
2012
No comments: